Rosdalina Bukido Dorong Mahasiswa Jadi Pelopor HAM

IAIN Manado — Rosdalina Bukido menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia bagi Masyarakat, khususnya mahasiswa, yang mengusung tema “Generasi Muda Peduli HAM”. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 18 Mei 2026, pukul 08.00 WITA sampai selesai, bertempat di Institut Agama Islam Negeri Manado. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah Wilayah Kerja Sulawesi Utara sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi aktif masyarakat dalam penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan HAM.

Dalam kegiatan tersebut, Rosdalina Bukido hadir untuk memberikan penguatan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya HAM dalam kehidupan berbangsa, bermasyarakat, dan bernegara. Melalui materi bertajuk Generasi Muda Peduli HAM, ia menekankan bahwa mahasiswa bukan hanya kelompok terdidik, tetapi juga agen perubahan yang memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan.

Rosdalina menegaskan bahwa HAM tidak boleh dipahami semata-mata sebagai konsep hukum, tetapi juga sebagai nilai hidup yang harus tercermin dalam sikap sehari-hari. Penghormatan terhadap perbedaan, keberanian menolak diskriminasi, kepedulian terhadap kelompok rentan, serta etika dalam menggunakan ruang digital menjadi bagian penting dari praktik HAM di kalangan generasi muda.
Kegiatan ini juga menjadi ruang edukatif bagi mahasiswa untuk memahami dasar-dasar hukum HAM di Indonesia, antara lain UUD 1945, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, serta Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dalam konteks pendidikan, HAM berkaitan erat dengan hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan yang layak, aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan maupun diskriminasi.


Berdasarkan susunan acara, sesi pemaparan materi oleh narasumber dari Institut Agama Islam Negeri Manado dijadwalkan berlangsung pada pukul 09.00 sampai 10.00 WITA, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari Kementerian HAM pada pukul 10.00 sampai 11.00 WITA.
Kehadiran Rosdalina Bukido sebagai narasumber diharapkan mampu membangkitkan kesadaran kritis mahasiswa agar lebih peduli terhadap isu-isu HAM, baik di lingkungan kampus, masyarakat, maupun ruang digital. Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, keberanian moral, dan tanggung jawab kemanusiaan.

Dengan semangat Generasi Muda Peduli HAM, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa masa depan demokrasi, keadilan sosial, dan perlindungan martabat manusia sangat bergantung pada kesadaran generasi muda hari ini.


